berinteraksi dengan penderita ODHA


ODHA atau orang dengan HIV/AIDS seringkali dilarang dan mendapat perlakuan diskriminatif dari masyarakat. Banyak orang yang menolak berhubungan dengan penderita HIV/AIDS karena takut tertular. Ternyata, penularan penyakit ini tidak semudah yang dipikirkan orang. Sikap diskriminatif ODHA dapat menyebabkan depresi dan memperburuk status kesehatannya. Agar tidak menimbulkan miskonsepsi yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan pasien, maka perlu dipahami proses penularan HIV/AIDS.

Saat melawan penyakit, orang dengan HIV/AIDS membutuhkan banyak dukungan untuk tetap termotivasi dalam hidup. Diskriminasi terhadap ODHA dapat meningkatkan risiko kematian.

Bagaimana penularan HIV/AIDS terjadi?

HIV/AIDS tidak dapat ditularkan hanya melalui komunikasi atau kontak dengan ODHA. Penularan HIV terjadi ketika Anda bersentuhan langsung dengan cairan tubuh pasien, seperti darah, air ejakulasi, cairan pra-ejakulasi, dan ASI. Oleh karena itu, hentikan sikap dan tindakan diskriminatif terhadap ODHA mulai sekarang.

Dampak perilaku diskriminatif terhadap ODHA

Sikap dan tindakan diskriminatif terhadap penyandang disabilitas intelektual dapat berdampak negatif terhadap kesehatannya bahkan berujung pada kematian. Tidak pergi ke dokter secara teratur dapat memperburuk kesehatan penderita HIV/AIDS. Akibatnya, kondisi kesehatannya menjadi tidak terkendali dan risiko kematian meningkat.

Menurut data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, jumlah orang yang hidup dengan HIV di Indonesia akan menjadi 543.075 orang pada tahun 2020. Namun, tidak semuanya rutin melakukan tes HIV-VL sesuai rekomendasi yang ada.

Tips hidup bersama dengan ODHA

Berada jauh dari orang dengan HIV/AIDS dapat membuat mereka lebih stres dan lebih rentan terhadap depresi. Di bawah ini adalah beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk membuat ODHA hidup dengan antusias:

Dengarkan hati mereka

Diagnosis HIV/AIDS tentu akan mengubah hidup seseorang. Dengarkan baik-baik hati Anda tanpa menghakimi ketika Anda menawarkan dukungan. Pastikan HIV/AIDS adalah kondisi yang dapat diobati dengan pengobatan teratur dan minum obat sesuai resep dokter.

Informasi lebih lanjut tentang HIV/AIDS

Perdalam pengetahuan Anda tentang HIV/AIDS, mulai dari penularan, pengobatan hingga bagaimana pasien tetap sehat meski hidup dengan penyakit tersebut. Dengan cara ini Anda dapat memberikan dukungan dengan cara yang benar. Namun, jangan hanya membagikan informasi yang Anda dapatkan, karena dapat memperburuk kondisi kesehatannya.