Mengenal Penyebab, Gejala dan Obat Penyakit Kuru


Pernahkah Anda mendengar tentang penyakit kuru? Ini adalah penyakit tak terduga yang mempengaruhi dan bisa. Kondisi medis ini disebabkan oleh protein abnormal yang disebut prion yang ada di otak manusia. Seseorang mendapat ketika prion menyerang tubuhnya.

Penyebab Kuru

Seseorang dapat tertular penyakit kuru dari kanibalisme hanya dengan memakan otak manusia yang terinfeksi prion. Penyakit ini juga bisa disebabkan jika seseorang menyentuh luka terbuka di tubuh pasien kuru. Dijelaskannya, dijelaskan kasus penyakit kuru yang umum terjadi pada suku Fore Papua Nugini.

Di masa lalu, upacara pemakaman dilakukan oleh orang-orang Fore dengan memakan otak orang mati. Pasien Kuru biasanya perempuan dan anak-anak sebagai peserta utama dalam ritual ini.

Pemerintah Papua Nugini juga telah meminta masyarakat Fore untuk menghentikan praktik kanibalisme ini. Namun beberapa kasus kuru tidak muncul karena masa inkubasi yang cukup lama (sampai 30 tahun). Namun, penyakit ini tetap merupakan penyakit yang tidak terduga.

Gejala penyakit kuru

Gejala kuru muncul dalam tiga tahap. Awalnya, penderita kuru mungkin mengalami sakit kepala dan nyeri sendi, yang seringkali disebabkan oleh kondisi umum.

Pada penyakit Kuru yang pertama, pasien akan mengalami kesulitan untuk menyeimbangkan dan mendesain postur tubuhnya.

Pada fase kedua, pasien tidak bisa lagi berjalan. Pada tahap ini, tubuh mulai melakukan gerakan menyentak yang tidak disengaja.

Pada tahap selanjutnya, penderita kuru hanya berbaring di tempat tidur dan bahkan mengompol. Mereka kehilangan kemampuan untuk berbicara dan mengubah penampilan mereka.

Pada umumnya penderita kuru stadium tiga akan kelaparan dan mengalami gizi buruk. Karena mereka tidak bisa menelan makanan dengan baik. Gejala sekunder ini dapat menyebabkan kematian dalam waktu satu tahun. Kebanyakan penderita penyakit Kuru juga bisa meninggal karena pneumonia.

Apakah kuru bisa sembuh?

Tidak ada obat yang bisa menyembuhkan kuru. Ini karena protein prion yang abnormal menjadi keras. Otak dengan prion bertahan, bahkan yang disimpan dalam formaldehida.

Orang dengan kuru membutuhkan bantuan dari orang-orang di sekitar mereka untuk bangun dan bergerak. Sampai produk akhirnya dikonfirmasi, tidak bisa lagi ditelan atau dimakan. Setelah 6-12 bulan sejak timbulnya gejala, penderita kuru akan mengalami koma.