Cara Menjaga Kesehatan Tulang di Bulan Ramadhan


Puasa di bulan Ramadhan ternyata memiliki efek positif tersendiri bagi tulang. Namun, kita tetap perlu memperhatikan kesehatan tulang saat berpuasa dengan mengonsumsi suplemen kalsium organik secara teratur, menjaga asupan yang masuk ke dalam tubuh, dan berolahraga secara teratur. Hal ini berlaku untuk semua usia, terutama bagi Anda yang sudah memasuki usia paruh baya. Karena seiring waktu, risiko kerusakan tulang juga meningkat.

Kesehatan tulang sangat penting untuk dijaga. Karena jika tulang mengalami kerusakan maka akan sulit bagi kita untuk bergerak dan hal ini dapat mengakibatkan stamina berkurang. Karena itu, jangan tunda lagi upaya untuk menyehatkan tulang di dalam tubuh. Anda bisa memulainya dari Ramadhan ini.

Puasa di bulan Ramadhan dan efek positifnya bagi kesehatan tulang

Puasa di bulan Ramadhan bisa membawa banyak manfaat bagi tubuh. Ketika kita berhenti makan dan minum selama beberapa jam sehari selama 30 hari, tubuh masuk ke fase pembersihan alami dan racun dikeluarkan dari tubuh.

Selain itu, puasa juga akan meningkatkan proses pembaharuan sel dalam tubuh dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Manfaat puasa lainnya yang jarang diketahui manusia adalah kesehatan tulang.

Menjaga Kesehatan Tulang Saat Ramadhan

Puasa menyehatkan tulang. Namun, untuk memaksimalkan manfaat tersebut, Anda perlu melakukan beberapa hal, seperti:

Dapatkan Kalsium yang Cukup

Orang dewasa membutuhkan 1.000-1.200 mg kalsium per hari untuk menjaga kesehatan tulang. Kebutuhan ini dapat terpenuhi jika Anda rutin mengonsumsi makanan dan minuman kaya kalsium, seperti susu dan produk olahannya, serta mengonsumsi suplemen kalsium sesuai kebutuhan. Jika diperlukan, Anda bisa membantu memenuhi kebutuhan kalsium tubuh dengan mengonsumsi suplemen kalsium, seperti Biocalci.

Pilih makanan sehat dan berbuka puasa

Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk tulang, pastikan Anda mengonsumsi makanan yang sehat dan kaya kalsium seperti susu, sayuran, buah-buahan, serta makanan yang telah diproses dengan baik dan tanpa tambahan gula atau garam berlebihan.

Selain itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi makanan tertentu yang dapat menghambat penyerapan kalsium dalam tubuh, seperti kacang-kacangan dan bayam. Kacang mengandung senyawa yang disebut fitat yang dapat mengganggu penyerapan kalsium. Sedangkan bayam mengandung oksalat, zat yang membuat kalsium pada bayam tidak dapat diserap oleh tubuh.

Untuk memastikan kacang tidak menghalangi penyerapan kalsium, turunkan kandungan fitat dalam kacang dengan merendamnya selama beberapa jam sebelum dimasak. Jika Anda mengonsumsi bayam, Anda juga bisa mengombinasikannya dengan makanan kaya kalsium lainnya seperti keju untuk memenuhi kebutuhan mineral ini.

Berjemur secara teratur

Selain kalsium, vitamin D juga penting untuk menjaga kesehatan tulang. Anda bisa mendapatkan vitamin ini secara alami dari sinar matahari pagi. Jadi berjemur secara teratur dapat membantu mencegah berbagai kondisi tulang.

Berlatih secara teratur

Meski berpuasa, tetap harus berolahraga. Tidak harus yang berat, Anda bisa melakukan aktivitas ringan seperti berjalan di atas treadmill selama 20 menit atau melakukan latihan di rumah seperti squat dan lunges setelah berbuka puasa.